Kamis, 22 Juni 2017

Pertemuan ke-11 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016
 
Pertemuan kesebelas mata kuliah umum Pendidikan Pancasila diadakan pada hari Senin, 27 Mei 2017 mulai pukul 09.50-11.30. Adapun tantangan yang diberikan pada pertemuan kesebelas mata kuliah umum Pendidikan Pancasila yaitu mahasiswa harus mempresentasikan didepan kelas Pendidikan Pancasila kode seksi 0144 mengenai materi  “Bagaimana Pancasila Menjadi Dasar Negara Republik Indonesia?” dan  “Mengapa Pancasila Menjadi Ideologi Negara?”
            Di pertemuan kali ini Bapak Abdul Rahman Hamid selaku dosen pengampu mata kuliah umum Pendidikan Pancasila mempersilahkan setiap kelompok untuk mempresentasikan materi tersebut didepan kelas sebagai pembuka materi Pendidikan Pancasila pertemuan kali ini dan satu kelompok yaitu kelompok saya maju sebagai kelompok yang ingin mempresentasikan materi tersebut. Kelompok saya terdiri atas Paula Noviniawaty, Desti Istiana dan Muhammad Farhan. Namun kelompok kami dinilai kurang dikarenakan tidak dapat mempresentasikan seperti apa yang diharapkan Pak Abdul. Beliau ingin materi tersebut dipresentasikan sekaligus dengan pemberian contoh pada kehidupan nyatanya di Indonesia. Kemudian presentasi dilanjut oleh kelompok kedua yaitu kelompok yang dimana berisikan mahasiswa dari prodi BK dan MP. Mereka sangat bagus sekali dalam mempresentasikan materi tersebut. Dan bahkan mereka semua mendapatkan nilai yang bagus dan tidak perlu ikut quiz. Setelah mereka selesai mempresentasikan, mahasiswa yang lain kecuali mereka serta yang minggu sebelumnya lagi sudah mendapatkan poin terbanyak diharuskan mengikuti kuis pada pertemuan kali ini guna memperoleh nilai.
            Pada pertemuan kali ini, quiznya berbeda dengan quiz quiz yang dilakukan pada minggu sebelumnya. Pada pertemuan kali ini, quiznya itu berupa cepat cepatan dalam menjawab soal yang diajukan oleh Pak Abdul yang dimana soal tersebut berupa soal soal yang bersangkutpautan dengan peraturan perundang undangan, pemilu dan pemerintahan Indonesia. Beberapa diantara kami banyak yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Setelah beberapa soal quiz diajukan selesai dan banyak yang sudah terjawab juga, kemudian pertemuan kali ini berakhir. Sebelum pertemuan berakhir seperti biasa Pak Abdul selaku dosen mengecek daftar absensi mahasiswa dan memberitahukan bahwa untuk pertemuan selanjutnya kami tetap quiz untuk memenuhi nilai kami pada mata kuliah Pendidikan Pancasila serta untuk pertemuan berikutnya topik untuk quiz tersebut yaitu “Bagaimana Pancasila Menjadi Sistem Etika?”
 

Pertemuan ke-10 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016
 
Pertemuan kesepuluh mata kuliah umum Pendidikan Pancasila diadakan pada hari Senin, 22 Mei 2017 mulai pukul 09.50-11.30. Adapun tantangan yang diberikan pada pertemuan kesepuluh mata kuliah umum Pendidikan Pancasila yaitu mahasiswa harus memberikan tanggapan kepada pemaparan materi filsafat umum yang dipaparkan oleh Pak Abdul dikelas serta mencari kata kunci dari materi pada bab 5 yaitu “Mengapa Pancasila Merupakan Sistem Filsafat.”
            Di pertemuan kali ini Bapak Abdul Rahman Hamid selaku dosen pengampu mata kuliah umum Pendidikan Pancasila memberikan materi filsafat umum kepada para mahasiswa sebagai pembuka materi Pendidikan Pancasila pertemuan kali ini dan mahasiswa pun diperkenan menanggapinya kemudian Pak Abdul memberi materi mengenai “Mengapa Pancasila Merupakan Sistem Filsafat” dan mahasiswa diharuskan menemukan kata kunci pada materi tersebut. Apabila mahasiswa tersebut dapat menebak materi tersebut maka mahasiswa tersebut mendapatkan point dan apabila salah satu mahasiswa mendapatkan point terbanyak maka mahasiswa tersebut dibebaskan dari presentasi pada pertemuan berikutnya.
            Berikut adalah beberapa kata kunci yang harus ditebak oleh para mahasiswa mengenai pemaparan materi “Mengapa Pancasila Merupakan Sistem Filsafat” yang dipaparkan oleh Pak Abdul diantaranya :
v  Pancasila  sebagai  sistem  filsafat  merupakan bahan renungan yang menggugah kesadaran para pendiri negara, termasuk Soekarno ketika menggagas ide Philosophische Grondslag. Perenungan ini mengalir ke arah upaya untuk menemukan nilai-nilai filosofis yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Perenungan yang berkembang dalam diskusi-diskusi sejak sidang BPUPKI sampai ke pengesahan Pancasila  oleh PPKI,  termasuk salah satu momentum untuk menemukan Pancasila sebagai sistem filsafat. Kata kuncinya bahan renungan.
v   (1) “Sebagai seorang pedagang, filsafat saya adalah meraih keuntungan sebanyak-banyaknya”.
(2) “Saya sebagai seorang prajurit TNI, filsafat saya adalah mempertahankan tanah air Indonesia ini dari serangan musuh sampai titik darah terakhir”.
(3) “Pancasila merupakan dasar filsafat negara yang mewarnai seluruh peraturan hukum yang berlaku”.
(4) “Sebagai seorang wakil rakyat, maka filsafat saya adalah bekerja untuk membela kepentingan rakyat”.
Dari hal tersebut yang merupakan kata kunci  dalam materi tersebut adalah nomor 3 yang merupakan sistem filsafat.
v  Sistem filsafat harus bersifat koheren, artinya berhubungan satu sama lain secara runtut, tidak mengandung pernyataan yang saling bertentangan di dalamnya. Pancasila sebagai sistem filsafat, bagian-bagiannya tidak saling bertentangan, meskipun berbeda, bahkan saling melengkapi, dan tiap bagian mempunyai fungsi dan kedudukan tersendiri; Kata kuncinya adalah runtut.
v  Sistem filsafat harus bersifat menyeluruh, artinya mencakup segala hal dan gejala yang terdapat dalam kehidupan manusia. Pancasila sebagai filsafat hidup bangsa merupakan suatu pola yang dapat mewadahi semua kehidupan dan dinamika masyarakat di Indonesia. Kata kuncinya yaitu mewadahi semua kehidupan dan dinamika masyarakat.
v  sistem filsafat harus bersifat mendasar, artinya suatu bentuk perenungan mendalam yang sampai ke inti mutlak permasalahan sehingga menemukan aspek yang sangat fundamental. Pancasila sebagai sistem filsafat dirumuskan berdasarkan inti mutlak tata kehidupan manusia menghadapi diri sendiri, sesama manusia, dan Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kata kuncinya adalah mendasar dan inti/fundamental.
v  Sistem filsafat bersifat spekulatif, artinya buah pikir hasil perenungan sebagai praanggapan yang menjadi titik awal yang menjadi pola dasar berdasarkan penalaran logis, serta pangkal tolak  pemikiran tentang sesuatu. Kata kuncinya yaitu spekulatif.
v  Manusia telah memperoleh kekuatan baru yang besar dalam sains dan teknologi, telah mengembangkan bermacam-macam teknik untuk memperoleh ketenteraman (security) dan kenikmatan (comfort). Kata kuncinya yaitu memperoleh kententeraman (security) dan kenikmatan (comfort).
v  Filsafat melalui kerjasama dengan disiplin ilmu lain memainkan peran yang sangat penting untuk membimbing manusia kepada keinginan-keinginan dan aspirasi mereka. (Titus, 1984: 24). Kata kuncinya adalah membimbing manusia.

v  Dan beberapa kata kunci lainnya yang harus ditebak oleh para mahasiswa pada pertemuan ke-10 ini yaitu pemecahan, pengalaman, kesadaran, anguisme politik, praktis soeharto tentang pemahaman P-4, serta wacana ekonomi.
 

Pertemuan ke-9 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016
 
Pertemuan kesembilan mata kuliah umum Pendidikan Pancasila diadakan pada hari Senin, 15 Mei 2017 mulai pukul 09.50-11.30. Pertemuan kesembilan kali ini bersamaan dengan hari pembukaan dies natalis UNJ ke-53. Dan pada pertemuan kali ini juga kelas terlihat sepi akan mahasiswa dikarenakan ada beberapa banyak mahasiswa yang izin untuk tidak datang pada perkuliahan hari itu. Namun Pak Abdul dan mahasiswa yang ada tetap melakukan perkuliahan seperti biasanya walaupun kelas tidak ramai seperti biasanya.
            Adapun tantangan yang diberikan pada pertemuan kesembilan mata kuliah umum Pendidikan Pancasila yaitu Pak Abdul memberikan permainan yang dimana setiap mahasiswa apabila disebutkan suatu kata lalu cocok dengan kriteria mahasiswa tersebut maka mahasiswa tersebut harus masuk kedalam lingkaran. Di permainan pada pertemuan kali ini juga Bapak Abdul Rahman Hamid selaku dosen pengampu mata kuliah umum Pendidikan Pancasila juga membahas mengenai politik di Indonesia dan diakhir pertemuan beliau akan menjelaskan kesimpulan dari permainan tersebut.
            Berikut adalah kriteria permainan yang dimana setiap mahasiswa apabila cocok dengan criteria tersebut harus masuk ke dalam lingkaran.
v  Siapa yang merupakan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Olahraga?
v  Siapa yang merupakan mahasiswa dari Akuntansi?
v  Siapa yang merupakan mahasiswa dari FIP?
v  Siapa yang merupakan mahasiswa selain yang telah disebutkan diatas?
v  Siapa yang merupakan mahasiswa dari pulau jawa?
v  Siapa yang merupakan mahasiswa dari luar pulau jawa?
v  Siapa yang merupakan mahasiswa kelahiran tahun 1998?
v  Siapa merupakan mahasiswa yang berkacamata?

            Dan tadi merupakan beberapa kriteria yang ada dalam permainan tersebut dan apabila mahasiswa tersebut cocok dengan kriteria tersebut maka mahasiswa tersebut harus masuk ke dalam lingkaran. Dan diakhir perkuliahan pun dibahas mengenai sedikit politik di Indonesia dan merupakan puncak dari permainan tersebut. Diakhir pertemuan Pak Abdul selaku dosen Pendidikan Pancasila memberikan kesimpulan dan pesan dari permainan tersebut dan kemudian kelas Pendidikan Pancasila berakhir di pukul 11.40.
 

Pretemuan ke-7 dan ke-8 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016
 
Pertemuan ketujuh dan kedelapan mata kuliah umum Pendidikan Pancasila diadakan pada hari Senin, 8 Mei 2017 mulai pukul 09.50-11.30. Adapun tantangan yang diberikan pada pertemuan ketujuh dan kedelapan mata kuliah umum Pendidikan Pancasila yaitu mahasiswa harus memberikan tanggapan kepada pemaparan video yang dipaparkan oleh Pak Abdul melalui grup whatsapp mata kuliah Pancasila kode seksi 0144. Di pertemuan kali ini Bapak Abdul Rahman Hamid selaku dosen pengampu mata kuliah umum Pendidikan Pancasila hanya memberikan video kemudian para mahasiswa pun menanggapinya dan diakhir pertemuan beliau akan menjelaskan kesimpulan dari pemaparan video tersebut.
            Berikut adalah beberapa tanggapan yang diberikan oleh para mahasiswa mengenai pemaparan video yang dipaparkan oleh Pak Abdul diantaranya :
v Politik di Indonesia kurang baik.
v Masyarakat Indonesia masih kurang banyak pengetahuan mengenai politik.
v Harusnya politik di Indonesia tidak membawa unsur SARA.
v Kurang adanya toleransi dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia.
v Video tersebut merupakan provokatif disalah satu pihak.
v Apabila video sejenis semakin diperbanyak maka masyarakat Indonesia akan terpecah belah lebih jauh lagi.

Minggu, 28 Mei 2017

Pertemuan ke-6 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016
            Pertemuan ketiga mata kuliah umum Pendidikan Pancasila diadakan pada hari Senin, 17 April 2017 mulai pukul 09.50-11.30. Adapun materi yang dibahas pada pertemuan ketiga mata kuliah umum Pendidikan Pancasila yaitu mengenai “PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA.” Di pertemuan kali ini Bapak Abdul Rahman Hamid selaku dosen pengampu mata kuliah umum Pendidikan Pancasila menjelaskan mengenai Pancasila dalam fungsinya sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia.
            Berikut adalah beberapa hal yang dibahas dalam mata kuliah umum Pendidikan Pancasila pada pertemuan keenam mengenai “PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA” :
v Ideologi diartikan sebagai ilmu-ilmu yang mempelajari tentang ide-ide. Contoh : Hedonisme.
v Ideologi sudah dimulai pada masa sidang BPUPKI yang pertama.
v 3 Jenis negara yang ada di Indonesia, yaitu : liberal, kelas, dan integralistik.
v Pilihan bentuk negara akan menentukan apa yang dilakukan oleh pemerintah.
v Pembagian masa-masa pemikiran manusia yaitu diantaranya :
1.     Dari sebelum abad ke 6 masehi yaitu masa prasokates dimana pemikiran atau logika berdasarkan alam sekitar.
2.     Abad ke 6 sebelum masehi hingga abad ke 6 setelah masehi, yaitu masa yunani kuno dimana timbulnya filsafat tentang manusia dan budaya adanya istilah kumsofis (pengacara).
3.     Dari abad ke 6 sesudah masehi hingga ke 16, yaitu masa kegelapan dimana pada masa ini tidak boleh menentang nilai-nilai agama (golongan borjuis).
4.     Dari abad ke 16 masehi sampai dengan abad ke 19 merupakan puncaknya revolusi perancis.
5.     Dari abad ke 19 masehi sampai abad ke 20 merupakan abad kontemporer.
6.     Dari abad ke 20 hingga sekarang merupakan abad millenium

Minggu, 21 Mei 2017

Pertemuan ke-5 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016

 PERTEMUAN KE – 5 (SENIN, 10 APRIL 2017)

            Pada pertemuan keempat mata hari Senin, 10 April 2017 mulai pukul 09.50-11.30, diadakan permainan mengenai kepemimpinan. Di pertemuan kali ini mahasiswa yang terdaftar dalam mata kuliah umum Pendidikan Pancasila kode seksi 0144 diberikan tantangan melalui sebuah permainan dengan berkelompok dan akan diberikan pertanyaan dan mahasiswa sebagai pemimpin harus bisa mengambil keputusan.
Untuk pertemuan kali ini, kami sebagai mahasiswa tidak hanya diberikan tantangan, namun ada arti sendiri dalam tantangan ini. Kami bukan hanya sekedar belajar namun kami juga diajak untuk ikut larut dalam tantangan ini. Tangyangan ini merupakan permainan yang menggunakan logika, kecerdasan dan juga kecerdikan. Di dalam pertemuan kali ini, kami dibagi ke dalam 6 kelompok yang dimana tiap tiap kelompok terdiri dari 6-7 orang yang dimana setiap kelompok bukan terdiri dari program studi yang sama, namun digabung dengan mahasiswa dari program studi yang lainnya. Setalah itu tiap-tiap kelompok dipersilahkan untuk memilih ketua kelompok yang akan dijadikan sebagaikan pimpinan. Lalu sebelum permainan dimulai tiap-tiap ketua kelompok dipersilahkan maju untuk diberikan penjelasan mengenai sistem permainan dan penilaian dari permainan kepemimpinan kali ini. Berikut adalah penilaian yang digunakan pada permainan kepemimpinan pertemuan kali ini :

1.
6x
-1000 M
2.
5x
+100 M

1y
-800 M
3.
4x
+200 M

2y
-400 M
4.
3x
+300 M

3y
-300 M
5.
2x
+400 M

4y
-200 M
6.
1x
+1000 M

5y
-100 M
7.
6y
+500 M

Dan akhirnya permainan pun dimulai. Pak Abdul memberikan beberapa kasus yang diantaranya membicarakan mengenai Subsidi, BBM, Freeport yang dimana tiap-tiap pimpinan hanya diperbolehkan menjawab “setuju” atau “tidak setuju”. Permainan ini cukup serius dan amat menegangkan. Tetapi permainan ini juga mengasyikkan. Berdasarkan keputusan Pak Abdul tidak ada yang menang dalam tantangan walaupun ada yang meraih skor tertinggi dikarenakan tidak ada yang bisa menunjukan sifat kepemimpinannya, namun sudah baik karena sudah berani mencoba.

Pertemuan Ke-4 Pancasila

Nama                          : Ellian Firdanti
NIM                            : 8323162845
Kelas                           : D3 Akuntansi 2016

Review Perkuliahan Mata Kuliah
Pendidikan Pancasila
Pertemuan Ke-4 (Senin, 03 April 2017)


Assalamu’alaikum Wr.Wb. 
Pada pertemuan ke-4, Pukul 10.00, saya dan teman-teman saya memasuki ruangan kelas Mata Kuliah Pancasila dengan bergantian dengan kelas sebelumnya yang juga diajar oleh Bapak Abdul Rahman. Ruangan masih sepi, terlihat masih ada beberapa mahasiswa yang baru datang tetapi sudah ada dosen kami, karena beliau lebih dulu dating dan mengajar di pagi hari sebelum kelas kami. Sekitar 15 menit kemudian, kelas sudah terpenuhi oleh beberapa mahasiswa, dan kami pun siap untuk belajar. 
Pada pertemuan kali ini, akan ada dua kelompok yang maju untuk mempresentasikan materi tentang “Sejarah Tentang Arus Pancasila”. Secara acak dosen kami pun menunjuk salah satu kelompok dari bebrapa kelompok yang ada dan kelompok pertama pun terpilih untuk memresentasikan materi tersebut. Dalam setiap kelompok terdiri dari 5/6 mahasiswa. Satu persatu dari mahasiswa di dalam kelompok tersebut pun mulai mempresentasikannya. Setelah kelompok pertama selesai, kemudian terpilihlah kelompok dua yang berasal dari kelas saya yaitu, D3 Akuntansi 1, teman-teman saya pun terkejut ketika nama kelompok mereka disebutkan satu per-satu. Dan dengan santainya mereka akhirnya mempresentasikan tentang materi yang sama. 
Waktu pun berjalan dengan cepat dan singkat, materi pun selesai dipresentasikan oleh dua kelompok dari kami. Mata kuliah umum pun selesai pukul 12.30. Dosen kami pun mengucapkan terimakasih untuk pertemuan hari itu. Kami pun bergegas keluar ruangan untuk meninggalkan kelas. Dan sekian review yang saya dapat pada pertemuan ke-4 ini. Wassalamua’alaikum.Wr.Wb.
 
Ellian Firdanti Blog Blogger Template by Ipietoon Blogger Template